Halaman

    Social Items

Visit Namina Blog
Pakaian merupakan salah satu karunia Allah yang diberikan kepada manusia. Memakai pakaian adalah fitrah manusia. Dari zaman dahulu, disetiap wilayah kita mendapati masing-masing masyarakat memiliki pakaian yang sangat beragam.
pakaian muslimah menurut islam

Islam menganggap pakaian yang dikenakan adalah simbol identitas, jati diri, kehormatan dan kesederhanaan bagi seseorang, yang dapat melindungi diri dari berbagai bahaya yang mungkin mengancam dirinya. Prinsip berpakaian dalam islam adalah sebagai ungkapan ketaatan kepada Allah, karena itu berpakaian bagi orang muslim maupun muslimah memiliki nilai ibadah.

Pakaian muslimah merupakan pakaian panjang dan serba tertutup. Pakaian yang panjang dan tertutup ini membuat kulit menjadi lebih bersih dan putih. Hal ini dikarenakan kulit terhindar dari sinar matahari, juga terhindar dari debu dan kotoran di luar saat beraktifitas.

Baca Juga: Keistimewaan Wanita Muslimah Menurut Islam

Pakaian muslimah adalah sebutan untuk pakaian serba tertutup yang dikenakan oleh perempuan beragama islam. Pakaian muslimah kini telah menjadi salah satu gaya yang mendunia dan disenangi oleh berbagai orang di belahan dunia. Berikut ini adalah beberapa syarat pakaian muslimah yang harus sahabat ketahui :

1. Menutupi Aurat


pakaian muslimah menurut islam

Seluruh tubuh wanita adalah aurat, kecuali wajah dan telapak tangan serta ujung jari-jari tangannya saja. Pakaian yang panjang dan kerudung yang menjuntai sampai menutupi dada adalah salah satu pakaian yang dianjurkan dalam islam.

Hal ini telah dijelaskan dalam Al Qur'an surat Al Ahzab ayat 59, "Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmudan istri-istri orang mukmin: 'Hendaklah mereka mendekatkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka'. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". (QS. Al Ahzab : 59)

2. Menggunakan Pakaian Yang Longgar dan Tidak Transparan


Kegunaan pakaian adalah untuk mencegah fitnah (godaan), dan ini hanya dapat dicapai jika pakaian tersebut lebar dan longgar. Pakaian -pakaian yang ketat, walaupun menutupi seluruh tubuh tetapi tetap menunjukkan ukuran dan bentuk tubuh yang dapat menimbulkan gairah imajinasi dalam pikiran pria.

Pakaian yang transparan atau tembus pandang tidak dapat menutup dengan sempurna. Pakaian yang transparan akan menjadikan wanita lebih menarik dan cantik.

"Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa tampak darinya dan hendaklah mereka menutupkan kain jilbabnya ke dadanya." (QS. An-Nur: 31)

Baca Juga: Kecantikan Sejati Wanita Muslimah

Berdasarkan ayat diatas maka kita kaum muslimah diharuskan berpakaian yang rapi, sopan, dan menjaga aurat agar tidak tampak. Menghindari pakaian yang ketat sampai membentuk lekukan tubuh, menerawang, apalagi terbuka di beberapa bagian.

3. Bukan Termasuk Pakaian Syuhrah


Pakaian syuhrah adalah pakaian yang dikenakan dengan maksud dan niat untuk membanggakan dan menyombongkan diri. Pakaian syurah bisa bentuknya adalah pakaian yang paling mewah atau pakaian yang paling kumuh sehingga terlihat sebagai orang yang zuhud.

Pakaian syuhrah juga terkadang diartikan dengan pakaian yang berbeda dengan pakaian yang biasa dipakai di negeri tersebut dan tidak digunakan di zaman itu. Semua pakaian syuhrah seperti itu terlarang.

Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang memakai pakaian syuhrah di dunia, Allah akan memakaikannya pakaian kehinaan di akhirat kemudian dibakar dengan api neraka". (Hadits Hasan)

4. Warna dan Motif Yang Tidak Menyolok


hiasan payung

Pakaian dengan warna dan motif yang tidak menyolok dimaksudkan agar tidak menarik perhatian dari para lelaki. Hal ini karena sesungguhnya pakaian yang dikenakan adalah untuk menutupi tubuh dari pusat perhatian lelaki yang bukan mahrom, sehingga tidak diperbolehkan jika pakaian yang dikenakan justru malah menarik perhatian karena warna atau motif dari pakaian yang dikenakan.

Firman Allah SWT dalam surat Al Ahzab ayat 33 yang artinya adalah : "Janganlah berpakaian dan bertingkah laku seperti umat jahiliyah, mereka berpakaian dan bertingkah laku untuk menarik perhatian laki-laki". (Al - Ahzab : 33)

5. Tidak Menyerupai Pakaian Pria 


pakaian muslimah menurut islam

Pakaian yang dimaksudkan adalah menggunakan pakaian yang menyerupai pakaian laki-laki (pria). Berdasarkan pada hadits dari Rasulullah SAW "Rasulullah SAW telah melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita-wanita yang memakai pakaian laki-laki". (HR. Abu Dawud, no. 4098).

Islam menginginkan agar laki-laki tetap mempunyai ciri dan karakter khusus yang berbeda dari wanita. Dan islam menghendaki agar wanita tetap pada fitrahnya sebagai seorang wanita. Karena hal itu selaras dengan fitrah yang benar dan logika sehat.

6. Tidak Menyerupai Pakaian Wanita Non Muslim

Pakaian wanita muslimah tidak sama dengan pakaian wanita non muslim. Maksudnya adalah pakaian khas yang dipakai oleh wanita-wanita non muslim seperti pakaian pendeta, tukang sihir, atau memakai salib dan semua pakaian yang khusus dipakai oleh pemeluk agama tertentu. Haram hukumnya memakai pakaian-pakaian tersebut. 

Nabi Muhammad SAW bersabda "Barangsiapa yang menyerupai tradisi suatu kaum maka dia bagian dari mereka". (HR. Abu Dawud, no. 4031)

Memakai simbol-simbol khusus milik agama tertentu atau aliran sesat termasuk hal yang dilarang dalam hadits tersebut.

7. Tidak Memakai Wewangian


pakaian muslimah menurut syariat islam

Wewangian seperti parfum dan minyak wangi akan membuat orang mencari sumber dari bau wangi tersebut. Hal ini akan menyebabkan wanita muslimah yang memakainya keluar rumah akan menjadi pusat perhatian dan menimbulkan nafsu dari para lelaki yang bukan mahroom.

Oleh karena itu Nabi SAW melarangnya, seperti dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Musa Al-Asy'ary, Rasulullah bersabda : "Siapa saja dari kaum wanita yang memakai parfum, lalu melewati suatu kaum dan mencium baunya, maka ia adalah penzina". (Hadits Hasan)

7 Syarat Pakaian Muslimah Menurut Syariat Islam

Butik78Pakaian merupakan salah satu karunia Allah yang diberikan kepada manusia. Memakai pakaian adalah fitrah manusia. Dari zaman dahulu, disetiap wilayah kita mendapati masing-masing masyarakat memiliki pakaian yang sangat beragam.
pakaian muslimah menurut islam

Islam menganggap pakaian yang dikenakan adalah simbol identitas, jati diri, kehormatan dan kesederhanaan bagi seseorang, yang dapat melindungi diri dari berbagai bahaya yang mungkin mengancam dirinya. Prinsip berpakaian dalam islam adalah sebagai ungkapan ketaatan kepada Allah, karena itu berpakaian bagi orang muslim maupun muslimah memiliki nilai ibadah.

Pakaian muslimah merupakan pakaian panjang dan serba tertutup. Pakaian yang panjang dan tertutup ini membuat kulit menjadi lebih bersih dan putih. Hal ini dikarenakan kulit terhindar dari sinar matahari, juga terhindar dari debu dan kotoran di luar saat beraktifitas.

Baca Juga: Keistimewaan Wanita Muslimah Menurut Islam

Pakaian muslimah adalah sebutan untuk pakaian serba tertutup yang dikenakan oleh perempuan beragama islam. Pakaian muslimah kini telah menjadi salah satu gaya yang mendunia dan disenangi oleh berbagai orang di belahan dunia. Berikut ini adalah beberapa syarat pakaian muslimah yang harus sahabat ketahui :

1. Menutupi Aurat


pakaian muslimah menurut islam

Seluruh tubuh wanita adalah aurat, kecuali wajah dan telapak tangan serta ujung jari-jari tangannya saja. Pakaian yang panjang dan kerudung yang menjuntai sampai menutupi dada adalah salah satu pakaian yang dianjurkan dalam islam.

Hal ini telah dijelaskan dalam Al Qur'an surat Al Ahzab ayat 59, "Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmudan istri-istri orang mukmin: 'Hendaklah mereka mendekatkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka'. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". (QS. Al Ahzab : 59)

2. Menggunakan Pakaian Yang Longgar dan Tidak Transparan


Kegunaan pakaian adalah untuk mencegah fitnah (godaan), dan ini hanya dapat dicapai jika pakaian tersebut lebar dan longgar. Pakaian -pakaian yang ketat, walaupun menutupi seluruh tubuh tetapi tetap menunjukkan ukuran dan bentuk tubuh yang dapat menimbulkan gairah imajinasi dalam pikiran pria.

Pakaian yang transparan atau tembus pandang tidak dapat menutup dengan sempurna. Pakaian yang transparan akan menjadikan wanita lebih menarik dan cantik.

"Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa tampak darinya dan hendaklah mereka menutupkan kain jilbabnya ke dadanya." (QS. An-Nur: 31)

Baca Juga: Kecantikan Sejati Wanita Muslimah

Berdasarkan ayat diatas maka kita kaum muslimah diharuskan berpakaian yang rapi, sopan, dan menjaga aurat agar tidak tampak. Menghindari pakaian yang ketat sampai membentuk lekukan tubuh, menerawang, apalagi terbuka di beberapa bagian.

3. Bukan Termasuk Pakaian Syuhrah


Pakaian syuhrah adalah pakaian yang dikenakan dengan maksud dan niat untuk membanggakan dan menyombongkan diri. Pakaian syurah bisa bentuknya adalah pakaian yang paling mewah atau pakaian yang paling kumuh sehingga terlihat sebagai orang yang zuhud.

Pakaian syuhrah juga terkadang diartikan dengan pakaian yang berbeda dengan pakaian yang biasa dipakai di negeri tersebut dan tidak digunakan di zaman itu. Semua pakaian syuhrah seperti itu terlarang.

Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang memakai pakaian syuhrah di dunia, Allah akan memakaikannya pakaian kehinaan di akhirat kemudian dibakar dengan api neraka". (Hadits Hasan)

4. Warna dan Motif Yang Tidak Menyolok


hiasan payung

Pakaian dengan warna dan motif yang tidak menyolok dimaksudkan agar tidak menarik perhatian dari para lelaki. Hal ini karena sesungguhnya pakaian yang dikenakan adalah untuk menutupi tubuh dari pusat perhatian lelaki yang bukan mahrom, sehingga tidak diperbolehkan jika pakaian yang dikenakan justru malah menarik perhatian karena warna atau motif dari pakaian yang dikenakan.

Firman Allah SWT dalam surat Al Ahzab ayat 33 yang artinya adalah : "Janganlah berpakaian dan bertingkah laku seperti umat jahiliyah, mereka berpakaian dan bertingkah laku untuk menarik perhatian laki-laki". (Al - Ahzab : 33)

5. Tidak Menyerupai Pakaian Pria 


pakaian muslimah menurut islam

Pakaian yang dimaksudkan adalah menggunakan pakaian yang menyerupai pakaian laki-laki (pria). Berdasarkan pada hadits dari Rasulullah SAW "Rasulullah SAW telah melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita-wanita yang memakai pakaian laki-laki". (HR. Abu Dawud, no. 4098).

Islam menginginkan agar laki-laki tetap mempunyai ciri dan karakter khusus yang berbeda dari wanita. Dan islam menghendaki agar wanita tetap pada fitrahnya sebagai seorang wanita. Karena hal itu selaras dengan fitrah yang benar dan logika sehat.

6. Tidak Menyerupai Pakaian Wanita Non Muslim

Pakaian wanita muslimah tidak sama dengan pakaian wanita non muslim. Maksudnya adalah pakaian khas yang dipakai oleh wanita-wanita non muslim seperti pakaian pendeta, tukang sihir, atau memakai salib dan semua pakaian yang khusus dipakai oleh pemeluk agama tertentu. Haram hukumnya memakai pakaian-pakaian tersebut. 

Nabi Muhammad SAW bersabda "Barangsiapa yang menyerupai tradisi suatu kaum maka dia bagian dari mereka". (HR. Abu Dawud, no. 4031)

Memakai simbol-simbol khusus milik agama tertentu atau aliran sesat termasuk hal yang dilarang dalam hadits tersebut.

7. Tidak Memakai Wewangian


pakaian muslimah menurut syariat islam

Wewangian seperti parfum dan minyak wangi akan membuat orang mencari sumber dari bau wangi tersebut. Hal ini akan menyebabkan wanita muslimah yang memakainya keluar rumah akan menjadi pusat perhatian dan menimbulkan nafsu dari para lelaki yang bukan mahroom.

Oleh karena itu Nabi SAW melarangnya, seperti dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Musa Al-Asy'ary, Rasulullah bersabda : "Siapa saja dari kaum wanita yang memakai parfum, lalu melewati suatu kaum dan mencium baunya, maka ia adalah penzina". (Hadits Hasan)

Tidak ada komentar